Dortmund: Dominasi Hanya Berujung Satu Poin

303agent.com – Borussia Dortmund tampil kelewat dominan ketika menjamu Darmstadt 98, Minggu (27/9) malam WIB. Tapi, ujung-ujungnya Dortmundhanya mampu mendapatkan satu poin.

Pada pertandingan yang dihelat di Signal-Iduna Park tersebut, unggul segala-galanya. Mereka memenangi penguasaan bola hingga 77%, sudah begitu mereka unggul jumlah attempts: 16 berbanding 4. Masih belum cukup? Lihat usaha Dortmund membongkar pertahanan dari sisi sayap; tim besutan Thomas Tuchel itu melepaskan 19 crossing, sementara Darmstadt hanya 6.

Usaha Dortmund untuk membongkar pertahanan dari umpan silang merupakan respons atas kokohnya pertahanan Darmstadt. Sejak awal, tim promosi Bundesliga itu menaruh sampai delapan orang di sekitar kotak penalti mereka.

dortmundisi 300x199 Dortmund: Dominasi Hanya Berujung Satu Poin

Sialnya buat Dortmund, sudah sulit membongkar pertahanan Darmstadt, mereka malah harus kebobolan lebih dulu. Pada menit ke-17, ketika hampir seluruh pemain Dortmund naik menyerang, Darmstadt berhasil mencuri bola dan melakukan serangan balik cepat.

Dari belakang, bola diberikan kepada Jerome Gondorf yang berada di sisi kiri. Gondorf pun tidak membuang banyak waktu. Ia langsung melepaskan umpan silang yang lantas diselesaikan oleh Marcel Heller lewat sepakan kaki kanan. Gawang Dortmund bobol lewat dua operan saja sebelum tembakan.

Dortmund berusaha menyamakan skor, namun berulang kali attempts yang mereka lepaskan tidak mengarah tepat sasaran. Buruknya efisiensi ini terlihat dari hanya 4 attempts on target saja yang mereka hasilkan –dari 16 attempts yang ada.

Pierre-Emerick Aubameyang kemudian membuat Dortmund membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Tuchel, yang berada di tepi lapangan, girang bukan kepalang. Dominasi anak-anak asuhnya tampak bakal membuahkan hasil.

Namun, hanya semenit menjelang pertandingan berakhir, Aytac Sulu membuat Darmstadt menyamakan kedudukan. Sebuah tendangan bebas dari jarak jauh diterima oleh pemain Darmstadt di dalam kotak penalti. Bola kemudian jatuh di kaki Sulu yang langsung melepaskan sepakan voli dari jarak dekat. Laga berakhir dengan kedudukan 2-2.

Bagi Dortmund, umpan-umpan panjang seperti itulah yang menyulitkan. Menurut kapten Dortmund, Mats Hummels, bola-bola panjang bisa menghasilkan situasi yang tidak disangka-sangka di dalam kotak penalti timnya.

“Kami tahu bahwa Darmstadt biasa melepaskan bola-bola panjang, dan itu bisa membuat repot,” ujar Hummels di situs resmi klub.

“Tapi, mereka mencetak gol dari sepakan voli, tidak terjaga, dari jarak 13 meter. Padahal ada lima atau enam pemain kami dalam jarak 20 meter di depan gawang. Itu bukan cara bertahan yang benar,” lanjut Hummels.

Dortmund menelan dua hasil imbang dalam dua laga terakhir di Bundesliga. Meski belum terkalahkan, dua hasil imbang tersebut membuat Dortmund sedikit tertinggal dari Bayern Munich. Die Roten saat ini memuncaki klasemen dengan nilai 21, unggul empat poin atas Dortmund.