303agent.com – Dua pertemuan terakhir dengan Kolombia selalu menyelipkan kisah buruk untuk Brasil dengan Neymar akhirnya harus menepi dari skuat. Bedanya kali ini Brasil setidaknya sudah menjalani laga pertama tanpa Neymar dengan lebih baik daripada tahun lalu.

Di Piala Dunia 2014 lalu, Brasil punya ambisi dan tekad tersendiri untuk bisa berjaya di depan publiknya sendiri. Sebagai bintang masa depan, Neymar pun digadang-gadang akan jadi lokomotif tim Samba untuk mencapai tekadnya tersebut.
 Langkah Pertama Brasil Tanpa Neymar di Copa America 2015“Dengan pemain asal Barcelona tersebut, Brasil saat itu bisa terus melaju. Bencana kemudian hadir ketika berhadapan dengan Kolombia di perempatfinal. Brasil memang menang 2-1 dan lolos ke semifinal, tapi Neymar mengalami cedera ketika berduel dengan Juan Camilo Zuniga.

Akibat cedera tersebut Neymar tak bisa lagi tampil di sisa turnamen. Tanpa keberadaan pemain yang mengemas empat gol dan satu assist, plus masuk tim terbaik turnamen, itu Brasil kemudian luluh lantak dihantam Jerman 1-7 di babak empat besar.

Beralih ke tahun 2015 pada gelaran Copa America di Chile, Neymar kembali jadi andalan Brasil untuk meraih prestasi. Apalagi pemain 23 tahun tersebut baru saja menjalani musim gemilang dengan membantu Barca meraih treble.

Di partai pertama, Neymar tampil sip dengan mencetak gol dan membuat satu assist dalam kemenangan 2-1 Brasil atas Peru. Bencana lalu hadir di partai kedua ketika berhadapan dengan Kolombia. Bukan dalam bentuk cedera melainkan sanksi untuk Neymar.

Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 0-1 Brasil dari Kolombia tersebut, Neymar kedapatan menendang bola sehingga mengenai punggung pemain lawan, berusaha menanduk Jeison Murillo, dan menghina wasit Enrique Osses. Akibatnya ia tak boleh main di empat laga.

Dengan hukuman tersebut keikutsertaan Neymar di Copa America praktis habis. Bagusnya, Brasil tidak menuai hasil seperti satu tahun lalu ketika harus bertanding lagi tanpa Neymar. Dalam pertandingan pertama usai Neymar dihukum di turnamen kali ini, Selecao berhasil meraih kemenangan 2-1 dari Venezuela guna memastikan lolos ke babak perempatfinal sebagai juara Grup C.

Untuk mengisi absennya Neymar, pelatih Dunga menurunkan Robinho sejak menit awal. Ia ditugaskan menjadi salah satu pemain di lini serang Brasil bersama dengan Willian, Philippe Coutinho, dan Roberto Firmino.

Masuknya Robinho ke dalam skuat turnamen ini sendiri sebenarnya terbilang mengejutkan. Tetapi Dunga membuktikan ia tidak salah, setidaknya di laga kali ini. Di 45 menit pertama penyerang 31 tahun itu tampil menawan dan ikut berperan dalam gol pembuka Brasil, setelah tendangan penjurunya mengarah akurat untuk kemudian berhasil diteruskan Thiago Silva.

Maka untuk sementara Brasil telah membuktikan bahwa tanpa Neymar pun mereka tetap mampu meraih kemenangan. Namun, hasil ini belum bisa menjawab keraguan sejumlah kalangan karena toh Venezuela (di Copa America 2015) bukanlah Jerman (di Piala Dunia 2014). Kubu yang belum percaya sepenuhnya dengan kekuatan Brasil minus Neymar ini pun masih menunggu laga berikutnya untuk menjatuhkan penilaian lebih lanjut; saat Brasil menjalani laga perempatfinal lawan Paraguay–yang di fase grup tidak terkalahkan dan mampu menahan imbang Argentina dan Uruguay.

 

Profil :

Neymar da Silva Santos Júnior, umumnya dikenal sebagai Neymar atau Neymar Jr, adalah pemain profesional Brasil yang bermain untuk klub Spanyol FC Barcelona dan merupakan kapten tim nasional Brasil. Dia bermain sebagai maju atau pemain sayap.
Lahir: 5 Februari 1992 (umur 23), Mogi das Cruzes, São Paulo, Brazil
Tinggi: 1.74 m
Gaji: 8,8 juta EUR (2014)
Anak-anak: Davi Lucca da Silva
Saudara: Rafaella Beckran
Tim saat ini: FC Barcelona (# 11 / Forward), tim nasional sepak bola Brasil (Forward)