I Made Wirawan rela terima resiko fatal sebagai kiper

303agent.com – Sebagai seorang penjaga gawang, I Made Wirawan, harus rela menerima semua risiko meskipun berakibat fatal untuk keselamatannya. Jatuh bangun untuk menangkap bola, terpaksa harus dilakukannya agar gawang tidak kebobolan.

Made mengatakan, menjadi seorang kiper sama halnya dengan petinju yang harus mengorbankan tubuh dipukuli lawan dan berusaha untuk tetap berdiri tegak. Bahkan, benturan mengenai syaraf bisa saja terjadi saat berada di lapangan.

i made wirawan rela terima resiko fatal sebagai kiper 300x150 I Made Wirawan rela terima resiko fatal sebagai kiper

“Kalau itu memang risiko, karena kiper dapat banyak goncangan karena jatuh. Hampir sama dengan tinju, kena pukul dan kena syaraf,” kata Made di Mess Persib, Kota Bandung, Sabtu (31/10).

Meski berbahaya, namun sebagai kiper profesional Made mengaku tetap harus melakukan hal itu demi menjaga gawang agar tetap aman. Pertarungan di udara berebut bola dengan lawan, atau menerima tendangan keras dari pemain lain sering dia alami.

“Kalau memang harus jatuh ya jatuh, itu kan kerjaan kita untuk gapai bola jauh, harus loncat dan terbang dan jatuh,” ujarnya.

Namun tak sedikit luka yang dia dapat saat menjadi penyelamat gawang tim Persib Bandung. Pemain kelahiran Bali itu beberapa kali harus keluar masuk Rumah Sakit untuk memeriksakan tubuhnya.

“Sempat dua kali dapat benturan, sempat gak sadar, buat saya dua-duanya parah. Sebelumnya mau pakai pelindung tapi saya cek ke Malaysia, kata dokter gak perlu, jadi saya juga tidak pakai,” ungkapnya.

Tak jarang wasit memberikan perhatian lebih kepada kiper saat berduel dalam sebuah pertandingan. Wasit akan meniup peluit bila dalam duel seorang pemain mengganggu dengan tidak wajar terhadap seorang pemain berposisi penjaga gawang.

“Enggak tahu juga karena apa, tapi ya mungkin karena itu, kiper dilindungi ya mungkin karena risikonya lebih besar sebagai kiper,” ungkapnya.